BelajarHidup #3

Asalamualaikum wr wb dolor dolor…

Kemarin kita sempat ngobrol-ngobrol santai dari ruang keluarga, sambil ditemenin suara anak-anak yang lagi pada bergeletakan di kasur, hehe. Ini sebenarnya sebuah usaha kecil ya, untuk men-sharingkan hal-hal yang positif dan diskusi yang mudah-mudahan bermanfaat buat hidup kita. Judulnya aja “Belajar Hidup”, karena saya sendiri di sini juga masih terus belajar.

Nah, kemarin itu kita ngebahas satu keresahan yang mungkin kita semua pernah ngalamin: Gimana sih caranya keluar dari kondisi stuck?

Ada fase-fase dalam hidupku tuh rasanya ngerasa stuck, bingung mau berkembang ke mana, pengen berubah tapi kok ngerasa berat banget. Terus, ternyata ada satu filosofi dari Jepang yang ngebantu banget buat move on, namanya Kaizen.

Buat teman-teman yang kemarin belum sempat ikut, ini beberapa hal yang jadi highlight obrolan kita:

Mulai dari hal yang kecil aja dulu
Dulu tuh aku mikirnya pengen perubahan besar dalam waktu singkat. Ternyata malah nggak jalan-jalan karena udah mikir berat duluan. Kaizen ini ngajarin kita untuk nggak usah nanya, “Gimana caranya langsung hebat?” tapi tanyalah, “Apa satu hal kecil yang bisa aku perbaiki hari ini?” Nggak usah nunggu rumah besar atau rezeki besar, perbaiki aja sedikit-sedikit tapi konsisten.

“Mlakune timik-timik wae…sing penting terus mlaku…”
Kemarin aku cerita ketemu temen yang usianya udah sepuh. Beliau ngasih nasihat yang nancep banget di hati: “Wis ora apa-opo, Mas. Mlakune timik-timik wae.” Jalannya pelan-pelan aja, nggak usah cepat-cepat. Kayak ngerawat pohon, kan nggak bisa batangnya kita tarik paksa biar cepat tinggi. Tugas kita ya cuma nyiramin dan mupuk tiap hari. “sing penting terus mlaku”… Tapi yg terpentin terus berjalan… jangan berhenti… kalau ini dilakukan pasti bakal sampai…Proses itu jauh lebih penting daripada hasil sesaat.

Hidup itu siklus, bukan garis lurus
Kadang kita ngerasa kok hidup gini-gini aja, atau malah lagi ada di titik rock bottom. Teman-teman, alam aja ngajarin kita kalau habis musim semi, ada musim gugur, dan ada musim dingin di mana semuanya kelihatan berhenti. Hidup itu nggak linear. Kadang kita dihentikan sejenak, atau dibikin jatuh dulu, supaya kita bisa melenting lebih tinggi dan ketemu sama makna yang baru.

Pemaknaan lebih penting dari Pencapaian
Seringkali kita ngejar pencapaian, pengen ini pengen itu. Tapi ternyata, yang jauh lebih berharga dari sekadar nyampai ke garis finish adalah gimana kita memaknai perjalanannya. Belajar ikhlas, belajar sabar. Sampai di titik kita bisa bilang, “Duwe yo ora poo, ora duwe yo ora popo” (Punya ya nggak apa-apa, nggak punya ya nggak masalah). Pencapaian dan kepemilikan bisa berganti, hilang, rusak… tapi pemaknaan akan terus kita bawa selama kita hidup.

Buat teman-teman yang pengen dengerin diskusi lengkapnya (sambil sesekali denger suara bocil2 ikutan nimbrung 😆), silakan disimak videonya di sini ya:

Link YouTube: https://www.youtube.com/watch?v=ZvX8JMVo2TM

Mudah-mudahan sharing kecil ini bisa bermanfaat. Terima kasih sekali lagi ya sudah mau sama-sama belajar. Sehat-sehat terus semuanya!

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🙏


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *